Thursday, October 20, 2011

Setiap Usai Menonton Film Horor


Saya bukan tipe orang yang pemberani. Saya cenderung penakut dan khawatir. Namun anehnya saya sangat suka menonton film-film horor, yah semacam scary movie gitu, yang memancing ketakutan dan rasa ngeri plus deg-deggan. Saya lebih menyukai nonton film dari western sana daripada film horor Indonesia. Ditanya kenapa? Karena saya tidak terlalu takut melihat hantu-hantu impor (namun bukan berati mereka lucu dan tak menyeramkan).

Jujur, saya lebih sangat ketakutan menonton atau melihat hantu lokal (di TV, gambar atau apalah – saya tak pernah bertemu mereka dalam arti sebenarnya) seperti pocong, miss kunti, suster ngesot dan kawan-kawan. Menurut saya mereka sangat menyeramkan. Walau begitu, saya juga takut sih melihat hantu impor. Selain itu saya tidak suka dengan film horor Indonesia karena filmnya kebanyakan lebih mengubar pornografi dan sex, saya tak suka. Titik.

Entah kenapa saya selalu bersemangat setiap memutar film horor dirumah. Biasanya hari libur adalah hari yang tepat untuk menonton. Tentu saja saya tak berani nonton sendiri. Saya tarik adik saya atau teman saya (tetangga) untuk nonton bareng. Saya tak pernah menonton film horor saat tengah malam. Lebih enak nonton agak siang (biar nggak tidur siang sekalian), selain itu saya nggak berani putar filmnya malem-malem. Bisa-bisa nggak tidur nyenyak.

Tapi ya tetap saja selesai nonton, sisa ketakutan masih ada. Sekalipun hari masih cerah dan terang. Nggak tau kenapa seakan film yang tadi saya tonton masih melekat dipikiran saya, dan seolah-olah ada yang mengiintai saya dan ada yang mengikuti saya dari belakang, saya ngeri setiap menoleh kebelakang. Namun biasanya sekitar seminggu, saya sudah melupakannya. Perasaan takut itu hilang secara perlahan dan dengan sendirinya.


Namun saya pernah merasa ketakutan yang luar biasa, selama sebulan lebih saya diganggu rasa takut berkepanjangan. Waktu itu saya masih SMP. Saat itu usai nonton film horor (entah apa judulnya, saking banyaknya film yang saya tonton, sampai lupa), kebetulan ada tetangga saya meninggal (rumahnya pas di samping rumah saya). dan kebetulan lagi dulu terdengar kasak kusuk bahwa ada orang meninggal yang menjadi genderuwo dan pocong gara-gara tali pocongnya lupa di lepas. Makin takut lah diriku.

Ketakutan saya komplit. Saya takut mereka menghantui saya suatu waktu. Sejak itu, saya tidur ditemani oleh kakek. Gini, saya ajak kakek ke kamar saya dan duduk di meja belajar untuk membaca buku apa saja (kebetulan kakek saya suka baca), kemudian saya tertidur dengan sendirinya. Yah kalau kakek nggak bisa nemenin tidur, mau tak mau kabur deh kekamar adik. Tidur berdua gitu.


Menurut saya, tempat/ruangan yang paling horor, ketika saya berada didalam kamar sendirian, kemudian di kamar mandi dengan keadaan mati lampu, melewati tangga (lantai dua) takut-takut ada bayangan berdiri ditangga. Wah nggak ngebayangin. Dulu kamar saya diatas, sekarang saya lebih memilih lantai satu saja.


Orangtua sempet melarang nonton film horor karena saya ini menyusahkan. Setelah nonton filmnya, pasti deh kemana-mana minta dianterin. Minta dianterin ke kamar mandi misalnya. Hahaha... biasanya saya nyuruh adik nemenin saya anterin ke kamar mandi. Jadi, si adik tuh nunggu diluar (tentunya lah), sementara saya di kamar mandi. Saya khawatir kalau lampu tiba-tiba mati. Padahal dirumah mah jarang mati lampu. Tapi siapa tau, tuh hantu iseng ngedip-ngedipin lampu. hiiiii....

Entah karena apa sebegitu takutnya saya pada hal-hal seperti itu. Setelah diketahui, ternyata semua itu karena iman saya kurang kuat, jarang sholat (saya akui dulu saya jarang shalat - SMP) namun, sepertinya sekarang pun tak ada bedanya. Saya tak pernah meninggalkan shalat dan masih rajin mengaji, namun kenapa masih saja ada rasa takut, khawatir, was-was, dan imajinasi horor datang tak diundang seusai menonton film horor? Apa itu wajar? 


NB : Tulisan ini saya tulis ketika malam jumat. Harusnya dan biasanya saya takut menulis berbau horor seperti ini. Tapi berkat lagu Hands Up by 2PM, Hip Song by Rain dan Yes3X by boyband HITZ, rasa takut itu berkurang. :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...